KORMI Kota Malang Dorong Perda Keolahragaan Hadapi Forda Jatim 2026

Pengukuhan Pengurus KORMI Kota Malang masa bakti 2026 - 2031
Pengukuhan Pengurus KORMI Kota Malang masa bakti 2026 - 2031. (rhd)

Malang, HaloApaKabar.com – Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Malang periode 2026–2031 dorong penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Keolahragaan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan DPRD. Sekaligus bersiap menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) III Jawa Timur di Jember.

Ketua KORMI Kota Malang terpilih, Ir H Sofyan Edi Jarwoko mengabarkan, regulasi berupa Perda Keolahragaan di tingkat daerah sangat dibutuhkan. Sebagai payung hukum yang kuat dan berkelanjutan bagi pembinaan olahraga masyarakat maupun prestasi.

Read More

“Payung hukum secara nasional memang sudah ada melalui Undang-Undang Keolahragaan, tetapi Perda Keolahragaan di Kota Malang masih belum ada. Ini menjadi target utama kami bersama Pemkot dan DPRD, agar program keolahragaan memiliki kepastian hukum di daerah,” kabar Sofyan Edi, usai pengukuhan di Mini Block Office (MBO) Pemkot Malang, Selasa (20/10/2026).

Penyelarasan Rancangan Regulasi Perda Keolahragaan di Tingkat Kota Dibahas di Tingkat Provinsi Jawa Timur

Edi menambahkan, pembentukan Perda Keolahragaan di tingkat kota nantinya diselaraskan rancangan regulasi yang tengah dibahas di tingkat Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, keberadaan Perda tidak akan memicu tumpang tindih kewenangan, melainkan memperkuat tata kelola olahraga di Kota Malang.

Ditemui secara terpisah, Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM, menyambut positif langkah tersebut. Dan menegaskan komitmen Pemkot Malang untuk mendukung penguatan payung hukum, serta penganggaran KORMI Kota Malang.

“Payung hukum Perda Provinsi nanti akan menjadi dasar bagi kita di Kota Malang. Kita akan menyesuaikan, baik melalui Perda maupun Peraturan Wali Kota. Dukungan anggaran juga tentu sejalan untuk menunjang pelaksanaan program KORMI,” tegas Wahyu.

Wahyu menilai, olahraga rekreasi memiliki peran strategis karena sifatnya yang inklusif, murah, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan program Dasa Bakti Pemkot Malang untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui gerakan Ngalam Tahes.

Selain fokus regulasi, KORMI Kota Malang tengah bersiap menerjunkan kontingen pada Forda III Jawa Timur di Kabupaten Jember pada 25–29 November 2026. Persiapan teknis bagi para penggiat olahraga telah berjalan di masing-masing Induk Organisasi Olahraga (Inorga).

Sejak dibentuk, pertumbuhan Inorga di bawah naungan KORMI Kota Malang berkembang pesat, dari semula hanya 17 organisasi kini mencapai 65 Inorga. Berbagai komunitas baru, seperti tenis veteran, komunitas memancing, hingga panco telah bermunculan dan bergabung.

Dengan kepengurusan baru ini, Pemkot Malang berharap KORMI Kota Malang tidak hanya berkiprah di tingkat provinsi. Tetapi juga mampu mengukir prestasi dan membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional. (rhd)

Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *