Malang, HaloApaKabar.com – Manajemen Arema FC menggelar khataman Al-Qur’an dan doakan korban Tragedi Kanjuruhan di Kantor Manajemen Arema FC (Kandang Singa), Klojen, Kota Malang, Kamis (1102026) sore. Dihadiri jajaran direksi, staf klub, para ustadz dari Yayasan Sunan Kalijaga (Yasuka) Blimbing, dan warga sekitar Kandang Singa.
Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji mengabarkan, duka mendalam gugurnya 135 nawak dalam Tragedi Kanjuruhan tak akan pernah pupus dari sejarah dan ingatan klub. Melalui lantunan Al-Qur’an dan tahlil, keluarga besar Arema FC mengetuk pintu langit, memohon agar para korban mendapatkan tempat terbaik dan mulia di sisi Allah SWT, serta husnul khotimah.
“Doa terbaik kita panjatkan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa dilimpahkan ketabahan dan kekuatan,” kabar Sudarmaji, mewakili Manajemen Arema FC.
Dihadiri langsung sejumlah figur kunci manajemen Singo Edan, di antaranya Chief Business and Commercial Officer (CBO) Irma Prianti, Manajer Operasional Sudarmaji, Club Match Organizer Chairman (CMOC) sekaligus Ketua Panpel Bram Hady Sulton, Head of Store Arema FC Tjiptadi Purnomo, serta Club Media Officer (CMO) Erfani.
Kehadiran seluruh elemen ini mempertegas komitmen kolektif klub untuk terus merawat ingatan, sekaligus membersamai perjuangan keluarga korban, imbuhnya.
Bagi manajemen, lanjutnya, peringatan tahun keempat ini bukan sekadar rutinitas spiritual. Melainkan sebuah ruang titik balik sakral untuk terus berbenah secara profesional di segala lini.
“Utamanya peningkatan aspek keselamatan dan kenyamanan penonton. Arema FC menegaskan kembali komitmen bahwa tidak ada sepak bola yang seharga dengan nyawa manusia. Dan nilai kemanusiaan harus selalu diletakkan di atas segalanya,” tegasnya.
Manajemen, sambung Sudarmaji, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para ustadz, sesepuh, warga sekitar. Serta seluruh karyawan yang ikhlas meluangkan waktu bersama-sama mengirimkan doa. Khataman Al-Qur’an Arema ini menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Singo Edan. (rhd)






