Batu, HaloApakabar.com — Gemuruh sorak sorai penonton memecah keheningan di Landing Zone Lapangan Songgomaruto, Kota Batu, Minggu (2/8/2026). Langit Kota Apel yang biru cerah menjadi saksi bisu dominasi total para atlet paralayang tanah air yang sukses menyapu bersih seluruh gelar juara dalam ajang bergengsi International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2026 Seri 3.
Kejuaraan ketepatan mendarat berstandar internasional ini merupakan rangkaian penutup dari Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 yang berlangsung sukses dan meriah. Bintang utama pada perhelatan kali ini jatuh ke tangan atlet kebanggaan tuan rumah, Jafro Megawanto. Tampil tenang di bawah terik matahari, Jafro sukses mengamankan podium tertinggi pada kategori overall setelah mencatatkan poin terendah yang impresif, yakni 24 poin.
Konsistensi Jafro berhasil membawanya mengungguli rekan senegaranya, Damar Harimurti. Damar harus puas berada di posisi kedua dengan selisih tipis 25 poin. Sementara itu, medali perunggu kategori overall direbut oleh Recky Bayu Syahputro yang membukukan 28 poin.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Secara Langsung Memberi Medali Kepada Para Juara
Acara penutupan kejuaraan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza Sastranegara, tampak hadir bersama Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Batu, Onny Ardianto, S.Sos., M.M., untuk menyerahkan langsung medali kepada para juara. Dalam sambutannya, Onny Ardianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia, unsur TNI Angkatan Udara, dan masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan gelaran internasional tersebut.
”Alhamdulillah, tadi disampaikan oleh Bapak Ketua Pelaksana, acara berlangsung dengan zero accident. Hanya ada satu yang ‘salah makan’ saja, kepedasan sampai diare, begitu nikmatnya kuliner di Kota Batu,” kabar Onny disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari para atlet dan tamu undangan.
Kehadiran Marsma TNI Reza Sastranegara dalam penutupan ini juga menegaskan eratnya sinergi antara Pemkot Batu dan TNI AU dalam memajukan sport dirgantara, baik di kancah nasional maupun internasional. Lebih lanjut, dalam sambutannya mewakili Wali Kota Batu, Onny menegaskan bahwa kesuksesan BISTF 2026 bukan sekadar perolehan prestasi olahraga semata. Ajang ini terbukti ampuh menjadi roda penggerak ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM, sekaligus memperkokoh posisi Kota Batu sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Kota Batu Siap Gelar Lagi Kejuaraan Internasional 2027

Pemerintah Kota Batu di bawah kepemimpinan Wali Kota tetap berkomitmen penuh untuk menghadirkan kembali kejuaraan paralayang internasional pada tahun 2027. Meskipun tahun ini sempat dilakukan penyesuaian kategori akibat efisiensi anggaran, kualitas kejuaraan dipastikan tidak akan menurun.
”Insya Allah untuk tahun 2027 tetap akan kami laksanakan. Apalagi Pak Arif dari pihak provinsi juga turut mengawasi dan mengawal anggaran kita. Meskipun efisiensi terus berjalan, International Paragliding League Akurasi tetap akan kita laksanakan di Kota Batu,” tegas Onny optimis.
Sebagai penutup rangkaian acara, pihak Pemkot Batu menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam menyambut serta melayani para atlet, official, dan tamu mancanegara yang hadir. Dengan berakhirnya IPAC 2026 Seri 3, Kota Batu sekali lagi membuktikan kapasitasnya sebagai rumah sejati bagi para pencinta olahraga dirgantara dunia. (dik)




