Pembukaan Batu International Sport Tourism Festival 2026: Ketua FASI Jatim Tekankan Keselamatan Atlet Paralayang

Momen kebersamaan saat pembukaan kejuaraan Paralayang tingkat Internasional di Kota Batu.
Momen kebersamaan saat pembukaan kejuaraan Paralayang tingkat Internasional di Kota Batu. (dik)

Batu, HaloApaKabar.com – Ajang olahraga kedirgantaraan tingkat Internasional resmi dibuka di area landing Paralayang Kota Wisata Batu. Pembukaan acara Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2026 Series 3. ini dihadiri oleh jajaran pengurus FASI Jawa Timur, perwakilan Pemprov Jatim, serta puluhan atlet dari dalam dan luar negeri.

Dalam sambutannya, Ketua FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) Jawa Timur, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., M.N.S.S.. Menyampaikan apresiasi tinggi serta ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap ajang ini berjalan lancar dan seluruh atlet dapat berkompetisi dalam kondisi sehat hingga akhir gelaran.

Mengingat olahraga paralayang memiliki tingkat risiko (high-risk) yang cukup tinggi, Marsma TNI Reza menekankan pentingnya aspek keselamatan bagi setiap atlet dan penyelenggara.

“Tempatkanlah keselamatan (safety) sebagai prioritas utama. Apabila kita menerapkan safety sejak proses awal, perencanaan kegiatan akan berjalan baik sehingga kita dapat memitigasi sekecil mungkin risiko error di lapangan,” kabar Ketua FASI Jatim.

Kejuaraan Ini Menjadi Tolok Ukur Atlet Potensial yang Siap Bersaing di Kancah Dunia

Para atlit Paralayang memulai kejuaraan di hari pertama Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2026 Series 3.
Para atlit Paralayang memulai kejuaraan di hari pertama Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2026 Series 3. (dik)

 

Selain menjadi wadah kompetisi, kejuaraan ini menjadi ajang tolok ukur kemampuan para atlet muda. Saat ini, Jawa Timur telah membina sekitar 20 atlet generasi baru paralayang. Pembinaan yang berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet potensial yang siap bersaing di kancah nasional maupun dunia.

Lebih lanjut, Ketua FASI Jatim memberikan apresiasi khusus kepada Wali Kota Batu dan seluruh panitia penyelenggara yang telah memotori ajang internasional ini. Event ini tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan cabang olahraga kedirgantaraan. Tetapi juga mempromosikan pariwisata daerah hingga mendorong tumbuh berkembangnya industri sport tourism di Kota Batu.

“​Bertanding secara adil (fair play) dan menjunjung tinggi sportifitas. Utamakan keselamatan di atas segalanya. ​Berjuang seoptimal mungkin sembari memupuk rasa kebersamaan dan memperkokoh persatuan antar-atlet,”  pungkas Perwira Tinggi berpangkat Bintang Satu itu.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batu, H. Nurochman SH MH. Dihadiri pula oleh Kadispora Jatim, Pengprov Paralayang Jatim dan jajaran Forkopimda Kota Batu. Acara ini dimeriahkan ileh tampilnya puluhan Atlit oaralayang kontingen Indonesia dan Malaysia yang berakrobat di udara. (dik)

Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *