Diskopukmperindag Pasuruan Kerek Daya Saing Pelaku UMKM Dengan Business Matching 2026

Kepala Diskopukmperindag Kabupaten Pasuruan bersama Buyer dan peserta Business Matching dari UMKM lokal
Kepala Diskopukmperindag Kabupaten Pasuruan bersama Buyer dan peserta Business Matching dari UMKM lokal. (dik)

Pasuruan, HaloApaKabar.com — Upaya konkret mengerek daya saing pelaku UMKM terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag), ajang Business Matching 2026 yang dihelat di Hotel Dalwa, Bangil,  19-21 Oktober 2026 resmi ditutup dengan capaian positif.

​Kepala Diskopukmperindag Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, SE., M.Si., dalam sambutan penutupannya menegaskan bahwa agenda strategis ini dirancang khusus untuk memperlebar jalur distribusi pasar. Merajut jejaring kemitraan bisnis, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal demi menyukseskan program UMKM naik kelas Kabupaten Pasuruan.

​”Acara ini mempertemukan langsung para pelaku UMKM dengan para pemangku kepentingan serta mitra bisnis potensial. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memajukan ekosistem usaha mikro di daerah,” kabarnya.

Apresiasi Tinggi Ghony Atas Partisipasi Aktif Menggalang Sinergi

​Ghony memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif berbagai jaringan ritel skala besar dan koperasi pesantren terkemuka yang hadir menggalang sinergi. Pihaknya berkomitmen mengawal agar seluruh kesepakatan yang terjalin tidak sekadar menjadi formalitas seremonial di atas kertas, melainkan membuahkan dampak nyata yang berkesinambungan.

“Semoga inisiasi kerja sama ini tidak hanya MoU, tapi terus sustainable seperti harapannya pemerintah dan bupati berkelanjutan tidak hanya di sini, tidak hanya di atas kertas, tapi berkelanjutan menjadi komitmen kerja sama UMKM dan industri ritel modern yang ada di depan kita,” harap Taufikhul Ghony.

Sebagai bentuk dukungan riil, Pemkab Pasuruan telah menyiapkan fasilitas Pasuruan Kreatif Center (PCC) di Bangil yang bisa dimanfaatkan secara cuma-cuma. Fasilitas tersebut mencakup studio live, studio produk, hingga laboratorium komputer untuk kebutuhan desain grafis. Penguatan pasar domestik ini kian dioptimalkan lewat terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Pasuruan terkait Gerakan Ayo Beli Produk UMKM.

“Kebijakan ini mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk turut serta menyerap produk UMKM,” imbuhnya.

Ke depan, ia memastikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta akan terus berlanjut guna mendampingi para pelaku usaha secara konsisten.

“Kami berharap produk-produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas, baik secara nasional maupun global,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ini turut menghadirkan jajaran pimpinan ritel modern, pusat oleh-oleh, serta jejaring koperasi terkemuka dari Pasuruan dan daerah lain di Jawa Timur. Mereka hadir langsung sebagai narasumber sekaligus buyer yang mengkurasi produk-produk unggulan binaan dinas agar layak menghiasi etalase toko modern. Tampak hadir di antaranya perwakilan PT Sumber Alfaria Trijaya Branch Jember dan Direktur Dalwa Center (Dalwa Mart) Pasuruan. Perwakilan PT Sidogiri Mitra Utama (Basmallah Mart) Pasuruan dan Koppontren Al Yasini (Al Yasini Mart) Pasuruan. Serta jajaran manajer dan supervisor Toko Oleh-Oleh Buah Tangan Kota Batu sebagai buyer luar wilayah. (dik)

Baca Juga:

BI Malang Kolaborasi 7 Daerah dalam Sapta Rona Pesona 2026, Kuatkan UMKM dan Pariwisata

Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *