Batu, HaloApaKabar.com — Guna melindungi hak-hak konsumen dan menciptakan transaksi yang adil, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu melancarkan program Sambang Wajib Tera Metrologi (Swara Metrologi). Kegiatan jemput bola yang dijadwalkan berjalan selama tiga hari ini dipusatkan di Pasar Pagi Unit 2 serta Hall Pasar Induk Among Tani, khusus menyasar pedagang kaki lima (PKL) pagi.
Kepala Diskumperindag Kota Batu, Dian Fachroni, menyampaikan bahwa program ini diprioritaskan bagi para pedagang kaki lima (PKL) di area Pasar Pagi yang setiap hari mengandalkan timbangan sebagai instrumen utama berniaga. Dalam pelaksanaannya, tim petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menguji tingkat presisi dan kelayakan alat timbang tersebut.
“Selain tingginya frekuensi pemakaian harian, faktor usia alat yang sudah tua juga menjadi pemicu utama mengapa komponen seperti pisau timbangan sangat rentan mengalami kerusakan,” kabar Dian.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Diskumperindag memberikan layanan perbaikan gratis tanpa membebankan biaya jasa kepada pedagang. Pembiayaan hanya diperlukan apabila ada pembelian komponen atau suku cadang baru yang wajib diganti akibat aus atau rusak. Pemerintah Kota Batu berharap para pedagang memiliki kesadaran proaktif untuk memanfaatkan momen tera ulang ini.
“Pelaksanaan Swara Metrologi ini berlangsung hingga hari Kamis. Kami optimistis langkah ini mampu menghadirkan ekosistem perdagangan yang jujur dan transparan, sekaligus mendongkrak tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pasar Induk Among Tani,” tutupnya. (dik)



