KAI Daop 8 Operasikan KA Tambahan Relasi Malang-Gambir, Solusi Penutupan Penerbangan

Kereta Api Tambahan relasi Malang-Gambir Jakarta.
Kereta Api Tambahan relasi Malang-Gambir Jakarta. (rhd)

Malang, HaloApaKabar.com – PT KAI Daop 8 Surabaya operasikan satu Kereta Api Tambahan relasi Stasiun Malang menuju Stasiun Gambir Jakarta. Sebagai solusi penutupan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengabarkan, kereta api tambahan sebagai akomodasi alternatif, usai penutupan penerbangan. KAI tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api selama kondisi penerbangan mengalami gangguan.

Read More

“KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan,” kabar Mahendro, dalam keterangan resminya.

KA tambahan tersebut menempuh perjalanan selama 13 jam 39 menit. Berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB, dengan tujuan akhir Stasiun Gambir pada esok hari pukul 09.54 WIB.

Tambahan 1 Kereta Api Kapasitas 350 Tempat Duduk

Disebutkannya, rangkaian kereta tambahan tersebut terdiri dari tujuh kereta eksekutif dengan kapasitas keseluruhan mencapai 350 tempat duduk. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan operasional kereta api bagi seluruh pelanggan.

Mahendro mengimbau, pelanggan mempersiapkan perjalanan dengan baik, serta memastikan informasi terbaru melalui Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Informasi perjalanan tersebut diperlukan pelanggan untuk mengetahui perkembangan layanan sebelum melakukan perjalanan menggunakan kereta api tambahan.

KAI akan terus menyesuaikan layanan berdasarkan kebutuhan perjalanan masyarakat, serta kondisi operasional yang berkembang di lapangan, imbuhnya.

Penambahan KA Solusi Bagi Penumpang Atas Penutupan Penerbangan

Sebagai Informasi, penambahan perjalanan kereta ini merupakan langkah strategis setelah erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu aktivitas penerbangan sejak Sabtu (592026). Puncaknya, Minggu (692026) dini hari, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) memperpanjang penutupan bandara mulai pukul 08.30 WIB hingga 13.30 WIB berdasarkan NOTAM Nomor A334626.

Berdasarkan data penerbangan periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang dibatalkan (cancel). Jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo. Gelombang pembatalan dan penyesuaian jadwal tersebut secara akumulatif juga merugikan 22.798 penumpang yang gagal terbang sesuai jadwal.

Penutupan sementara ini merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan, ucap Yudistiawan, Asisten. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta,.dalam keterangan resminya. (rhd)

Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *