Surakarta, HaloApaKabar.com – Solo Safari kenalkan Gayatri Loreng, penghuni baru bayi Zebra Chapman berjenis kelamin betina. Bayi zebra yang lahir 18 September 2026 itu menambah koleksi zebra Chapman yang dipelihara di Solo Safari.
Kurator Solo Safari, Muhammad Nur Hudayanto mengabarkan, Gayatri Loreng merupakan anak dari pasangan zebra Chapman bernama Ojet dan Oci. Keduanya kawin pada akhir 2025 sebelum Oci melahirkan pada September 2026. Sebelum diperkenalkan kepada pengunjung, tim perawatan observasi dan pemeriksaan kesehatan memastikan kondisi induk dan anaknya sehat.
“Pada saat satwa baru lahir, kami tidak langsung mengeksposnya ke publik. Ada tahap observasi, pengamatan, dan kontrol kesehatan yang harus dilalui,” kabar Tanto, sapaan karibnya di Solo Safari.
Pemantauan dilakukan oleh kurator, dokter hewan, tim medis animal healthcare, paramedis, dan penjaga satwa atau keeper. Mereka mengawasi kondisi induk, kemampuan Gayatri Loreng menyusu dan perkembangan fisiknya selama masa awal pertumbuhan.
Perkenalkan Gayatri Loreng ke Publik
Saat dilahirkan, Gayatri Loreng memiliki berat sekitar 25–30 kilogram. Bayi zebra tersebut juga sudah mampu berdiri dan menyusu kepada induknya tidak lama setelah lahir.
Ketika berusia satu hingga dua minggu, Gayatri Loreng mulai diperkenalkan dengan aktivitas merumput. Memasuki usia sekitar tiga minggu, tim perawatan melanjutkan proses dengan membangun interaksi dan sosialisasi bersama satwa lain.
Perkenalan Gayatri Loreng digelar manajemen Solo Safari dengan dihadiri puluhan wartawan dan pengurus, serta anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta, Rabu (14/10/2026). Gayatri Loreng terlihat berlari dan sesekali berinteraksi dengan anak banteng yang berada di area yang sama.
Ketua PWI Surakarta, Sri Hartanto memberikan, nama Gayatri Loreng kepada bayi zebra tersebut. Nama Gayatri diambil dari bahasa Sanskerta yang dimaknai sebagai perempuan pemberani, tangguh, penyelamat, serta memiliki sifat suci. Adapun Loreng merujuk pada corak garis hitam putih yang menjadi ciri khas zebra.
“Lucu sekali bayi zebra, semangat dan pemberani meskipun belum sebulan umurnya,” ujar Hartanto.
Menambah Koleksi Satwa Solo Safari
Solo Safari sebelumnya memiliki empat zebra Chapman yang didatangkan dari Bogor pada 2023. Selain Ojet dan Oci, terdapat pasangan zebra bernama Praja dan Wita. Kelahiran Gayatri Loreng menambah generasi zebra Chapman yang dirawat di kawasan wisata satwa tersebut.
Secara keseluruhan, Solo Safari merawat sekitar 400 satwa dari berbagai jenis. Kawasan Sabana Afrika menjadi salah satu area yang menampung satwa asal Afrika, termasuk singa dan berbagai satwa penghuni sabana lainnya. Pengelola mencatat pengembangbiakan sejumlah satwa lain, di antaranya Harimau Benggala, Banteng Jawa, Rusa, dan Watusi.
Direktur Perumda Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Achmad Syukri Prihanto menyambut, kelahiran Gayatri Loreng. Menurut dia, pengelola sebelumnya juga pernah melibatkan pihak lain dalam pemberian nama satwa yang baru lahir, termasuk anak banteng dan anak zebra.
“Harapannya, kehadiran Gayatri Loreng dapat menambah daya tarik Solo Safari. Sekaligus mendorong masyarakat untuk berkunjung dan mengenal satwa lebih dekat,” ungkapnya.
General Manager Solo Safari, Miyana Harikna berharap, hubungan dengan insan pers dapat berkembang menjadi kerja sama. Dalam memperkenalkan destinasi wisata di Kota Surakarta kepada masyarakat yang lebih luas.
“Selain menyambut keluarga baru Solo Safari, kami juga menyambut kerja sama baik ke depan dengan insan pers. Terutama erat kaitannya dengan berbagai kegiatan untuk memperkenalkan destinasi wisata Kota Solo kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Miyana. (thia/rhd)





