Batu, HaloApaKabar.com – Sebanyak 81 pelajar SMA Negeri 2 Kota Batu memenuhi Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Batu pada Kamis (10/9/2026). Kehadiran mereka bertujuan untuk menyaksikan secara langsung Jalannya Rapat Paripurna DPRD yang dihadiri para Eksekutif dan Legislator di daerahnya.
Pendamping siswa, Agus Salimullah, mengungkapkan, tujuan peninjauan langsung rapat di DPRD Batu ini mengusung konsep belajar berbasis pengalaman nyata (experiential learning). Tujuannya agar para murid dapat mempelajari secara langsung mekanisme pemerintahan. Dinamika berdemokrasi, serta koordinasi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang pro-rakyat.
“Kami sengaja mengajak murid-murid mengikuti rapat paripurna di dewan sebagai salah satu bentuk pembelajaran berdasarkan pengalaman langsung. Bagaimana tata cara pengambilan keputusan yang berpihak kepada rakyat antara pihak eksekutif dan legislatif,” kabar Agus.
Sementara itu, khusus bagi para pelajar yang mendalami bidang jurnalistik, agenda ini menjadi sarana menggali informasi pemerintahan dari narasumber utama.
“Mereka juga sekaligus berkesempatan mempraktikkan langsung teknik peliputan, memahami alur kerja institusi publik, serta belajar menyajikan berita secara objektif dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Wali Kota Batu, H. Nurochman SH MH menyambut positif keterlibatan para siswa SMA Negeri 2 yang hadir langsung di gedung tempat bekerja ‘Wakil Rakyat’ itu. Orang nomor 1 (satu) di Pemkot Batu itu mengapresiasi lembaga pendidikan yang memanfaatkan lembaga legislatif sebagai sarana edukasi di luar ruang kelas.
“Pengalaman interaktif semacam ini sangat efektif untuk membekali generasi muda agar lebih peka terhadap tata cara perumusan kebijakan publik,” tutur Wali Kota Nurochman.
Menjelang akhir acara, Wali Kota Nurochman didampingi Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto tampak akrab berinteraksi serta mengabadikan momen bersama para siswa. Jajaran pimpinan dewan dan anggota DPRD Kota Batu juga tampak menyambut ‘tamu spesial’ mereka di hari itu.
“Inisiatif ini mampu memperkaya wawasan kebangsaan para pelajar sekaligus melahirkan generasi muda yang cerdas secara politik, kritis, dan aktif mengawal pembangunan daerah,” pungkasnya. (dik)






