Madiun, HaloApaKabar.com – Beredar informasi bola resmi Piala Dunia 2026 Adidas Trionda diproduksi di Madiun, Jawa Timur, Indonesia, atau Pakistan. Faktanya, PT Global Way Indonesia (GWI) di Madiun memang memproduksi Adidas Trionda, tetapi hanya varian komersial atau replika yang dijual ke pasar. Namun, bola resmi dalam seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 diproduksi oleh Forward Sports di Sialkot, Pakistan.
PT GWI Madiun Produsen Bola Trionda Varian Komersial
PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, memang menjadi mitra Adidas dalam memproduksi bola Trionda. Namun produk yang dibuat di pabrik tersebut merupakan varian komersial atau replika yang dipasarkan kepada masyarakat.
Person In Charge (PIC) PT GWI, Desy membenarkan, pabriknya mendapat kepercayaan memproduksi Trionda.
“Iya, betul PT GWI yang produksi. Produksinya sudah selesai karena bolanya sudah digunakan,” kabar Desy, dikutip dari detikcom, Senin (20/7/2026).
Meski demikian, ia menolak mengungkap jumlah produksi maupun rincian kontrak. Mengingat hal tersebut merupakan kebijakan internal perusahaan.
Adidas Sebut Bola Pertandingan Resmi Bukan Buatan Indonesia
Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri menegaskan, bola yang digunakan dalam seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Mulai babak penyisihan hingga partai final, bukan diproduksi di Indonesia. Pasalnya, Adidas memproduksi bola Trionda dalam beberapa kategori.
“Bola pertandingan resmi memiliki spesifikasi berbeda dengan bola yang dijual kepada publik. Kalau yang dipakai bertanding, termasuk final Piala Dunia 2026, bukan dari Indonesia. Yang dibuat di Indonesia adalah turunannya yang dijual ke konsumen,” jelasnya, seperti dilansir dari Inilahcom.
Dengan demikian, tulisan Made in Indonesia yang terlihat pada bocoran Trionda memang benar adanya. Namun merujuk pada versi replika atau suvenir, bukan bola resmi pertandingan Piala Dunia 2026.
Bola Adidas Trionda Resmi Piala Dunia Diproduksi di Pakistan
Adidas kembali mempercayakan Forward Sports, perusahaan manufaktur asal Sialkot, Pakistan, sebagai produsen bola pertandingan resmi Piala Dunia. Forward Sports telah memproduksi bola resmi FIFA selama empat edisi berturut-turut, yakni Brazuca (Brasil 2014), Telstar 18 (Rusia 2018), Al Rihla (Qatar 2022) dan Trionda (Piala Dunia 2026).
Media internasional Dawn News juga melaporkan, pemerintah Pakistan memamerkan Adidas Trionda di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (17/7/2026). Bola tersebut disebut sebagai kerajinan tangan bernilai tinggi buatan masyarakat Pakistan yang menyatukan dunia lewat olahraga.
Terkait Label Made in Indonesia di Bola Trionda
Kebingungan publik bermula ketika akun perlengkapan sepak bola Footy Headlines membocorkan desain Trionda beberapa pekan sebelum final Piala Dunia. Pada foto tersebut, terlihat jelas tulisan ‘Made in Indonesia’. Banyak warganet menyimpulkan seluruh bola pertandingan diproduksi di Indonesia.
Padahal, Adidas memiliki dua jalur produksi berbeda. Bola pertandingan resmi, lengkap dengan teknologi sensor, diproduksi di Pakistan. Sementara bola replika, suvenir dan varian komersial diproduksi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Pola ini sebenarnya juga terjadi pada Piala Dunia 2022. Saat itu PT Global Way Indonesia juga memproduksi varian komersial Al Rihla. Sementara bola yang digunakan di lapangan tetap dibuat di Pakistan.
Bola Adidas Trionda Dibekali Teknologi Canggih
Bola pertandingan resmi Trionda membawa teknologi terbaru Adidas untuk membantu keputusan wasit. Di dalam salah satu panelnya tertanam sensor Inertial Measurement Unit (IMU). Dimana mampu merekam akselerasi, rotasi, hingga setiap sentuhan bola dengan kecepatan sekitar 500 kali pembacaan per detik.
Data tersebut kemudian disinkronkan dengan Semi-Automated Offside Technology (SAOT) dan sistem kecerdasan buatan. Hal ini membantu VAR menentukan momen kontak bola secara lebih akurat pada situasi offside maupun handball. (aan/rhd)


