Jakarta, HaloApaKabar.com — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia resmi mensosialisasikan program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2027. Program tahunan ini difokuskan untuk menyeleksi festival dan perhelatan terbaik dari 38 provinsi guna mewujudkan Quality Tourism serta menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan bahwa perhelatan daerah memegang peranan vital sebagai katalisator pembangunan ekonomi lokal. Menurutnya, festival yang dikemas dengan matang tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya. Tetapi juga magnet ampuh untuk menarik minat pelancong domestik maupun mancanegara.
“KEN bukan hanya tentang menghadirkan kalender event. KEN adalah tentang bagaimana kekuatan dan kreativitas daerah kita dorong menjadi kekuatan pariwisata dan ekonomi Indonesia,” kabar Menteri Widiyanti dalam arahannya secara daring, Rabu (19/8/2026).
Dampak Positif KEN: 1,34 Juta Kunjungan dan Rp90,53 Miliar Transaksi
Komitmen Kemenpar dalam mendongkrak kualitas event daerah terbukti membuahkan hasil positif. Berdasarkan data evaluasi program hingga pertengahan tahun ini, program KEN menunjukkan trajektori pertumbuhan yang signifikan bagi sektor riil. Sebanyak 1,34 juta kunjungan wisatawan tercatat dari 23 event yang telah rampung dikaji dampaknya.
“KEN berhasil membukukan perputaran transaksi ekonomi langsung sebesar Rp90,53 miliar dengan lebih dari 10.000 UMKM yang terlibat. Sebanyak 23.500 pekerja seni mendapatkan panggung untuk berekspresi dan berkarya dan 20.000 lapangan kerja baru tercipta di sektor pendukung pariwisata,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenpar, Hafiz Agung Rifai, memaparkan rekam jejak program ini sejak bergulir pada 2021. Evaluasi penyelenggaraan KEN tahun sebelumnya mencatat angka fantastis dengan melibatkan 10,8 juta wisatawan, 15,4 ribu UMKM, serta penyerapan hingga 108,5 ribu tenaga kerja pendukung. Dengan total perputaran ekonomi mencapai Rp13,75 triliun.
Memasuki periode seleksi mendatang, Kemenpar menetapkan standar ketat melalui kurator independen dan profesional. Aspek penilaian tidak hanya melihat dari kemasan kalender event, melainkan meninjau kedalaman konsep dan keunikan identitas daerah. Aspek keselamatan, prinsip keberlanjutan, hingga dampak sosial-ekonomi yang dirasakan masyarakat setempat.
Jadwal Pendaftaran dan Kurasi KEN 2027
“Kami harapkan Pemerintah daerah di seluruh Indonesia diimbau untuk segera mempersiapkan proposal terbaik mereka. Pendaftaran & Pengajuan Proposal: 24 Agustus – 25 September 2026. Tahap Kurasi Wawancara: November 2026,” imbuhnya.
Dengan Kurasi ini, Kemenpar ingin memastikan event yang terpilih nanti memiliki kualitas tinggi.
“Mampu menarik wisatawan, mempromosikan pariwisata, serta memberikan dampak berkelanjutan terhadap aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan,” pungkas Hafiz. (dik)






