Malang, HaloApaKabar.com — Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Semesta Nusantara (PARESTA) P3 resmi menyelesaikan rangkaian witness nasional. Kegiatan ini dilakukan untuk Penambahan Ruang Lingkup (PRL) sebanyak 22 skema baru. Langkah tersebut menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata.
Penjelasan Direktur LSP PARESTA
Verifikasi langsung dipimpin oleh tim asesor lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yaitu Dr. KH. Muhammad Nut Hayid dan Nurul Fajriyah. Kegiatan berlangsung secara maraton di dua lokasi. Pertama di Hotel Rayz Malang. Kedua di Basecamp Kaliwatu, Kota Batu. Agenda ini digelar pada 25-26 Juli 2026.
Penjelasan Direktur LSP PARESTA
Direktur LSP PARESTA, Eko Mujiono, SE, MM, menjelaskan bahwa penambahan skema ini menjawab kebutuhan industri pariwisata yang semakin berkembang. Kebutuhan tersebut mencakup skala regional Malang Raya, Jawa Timur, hingga nasional.
“Dengan disahkannya 22 skema baru ini, LSP PARESTA kini resmi mengelola total 31 skema sertifikasi kompetensi. Harapannya, langkah ini menjadi katalisator utama untuk melahirkan tenaga kerja pariwisata yang profesional dan berdaya saing tinggi,” kabar Eko Mujiono.
Tahap I: Fokus Layanan Perhotelan
Tahap I dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di Hotel Rayz Malang. Pada tahap ini, pengujian dilakukan untuk 14 skema utama. Fokusnya mencakup standar layanan perhotelan, tata boga, tata hidangan, serta kepemanduan tingkat lanjut.
Tahap II: Sektor Pariwisata Petualangan

Sementara itu, Tahap II digelar pada 26 Juli 2026 di Basecamp Kaliwatu, Kota Batu. Delapan skema berikutnya diuji pada tahap ini. Skema tersebut menitikberatkan pada sektor pariwisata petualangan (Adventure). Cakupannya meliputi ekowisata, pengelolaan desa wisata, hingga kawasan taman rekreasi.
Langkah Selanjutnya
Setelah proses witness nasional tuntas, manajemen LSP PARESTA segera fokus pada tahap hilirisasi. Dalam waktu dekat, lembaga ini siap menggelar asesmen di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Bidang yang akan digarap meliputi perhotelan serta kepemanduan. Contohnya adalah Pemandu Gunung, Pemandu Ekowisata, dan Pemandu Umum.
Selain itu, manajemen LSP PARESTA sedang menggencarkan sosialisasi terkait skema dan Materi Uji Kompetensi (MUK). Mereka juga memverifikasi Tempat Uji Kompetensi (TUK). Langkah ini diambil agar seluruh proses asesmen berjalan optimal, objektif, dan sesuai regulasi resmi BNSP. (dik)






